KELAS 8 (Rabu, 14.03.2018)
Erti Kehidupan Menurut Al Quran dan As Sunnah
Erti Kehidupan Menurut Al Quran dan As Sunnah
BAB 1 - Al-QURAN MEMBERI PETUNJUK & PERINGATAN:
i- KEBENARAN DARI ALLAH MELALUI UTUSANNYA, NABI MUHAMMAD S.A.W.
وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلَّا بِلِسَانِ قَوْمِهِۦ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ ۖ فَيُضِلُّ ٱللَّهُ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ
Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. (Ibrahim 14:4)
- Adatul hasar sekiranya kita buang ‘Ma/Ila’ – maksudnya menjadi. Kami mengutus seorang rasul dengan bahasa kaumnya (remove the negative word).
- ada 2 kumpulan – yang mendapat hidayah dan yang sesat atas pilihan mereka sendiri. Sesat kerana mereka tahu akan kebenaran tapi memilih untuk tidak memahami dan mentaati.
- Sebab Bahasa yang digunakan dalam Al Quran adalah Bahasa Arab, maksudnya Bahasa Arab adalah Bahasa untuk umat Nabi Muhammad – Bahasa Arab Bahasa paling lengkap, paling banyak vocabulary dan paling indah, Bahasa yang paling ‘matured’. Arabic is a very precise language
لَا ٱلشَّمْسُ يَنۢبَغِى لَهَآ أَن تُدْرِكَ ٱلْقَمَرَ وَلَا ٱلَّيْلُ سَابِقُ ٱلنَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِى فَلَكٍ يَسْبَحُونَ
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya. (Yaa Siin 36:40)
- Contoh dari Surah Yasin 33:40: - Dan matahari beredar ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Allah Yang Maha Perkasa, Lagi Maha Mengetahui. Dan telah kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir), kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat medahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarannya. ‘Tajri’- beredar
أَلَمْ نَجْعَلِ ٱلْأَرْضَ كِفَاتًا
Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul, (Al Mursalaat 77:25)
- Contoh dari Surah Al-Mursalat 77:25 – Bukankah kami jadikan bumi untuk (tempat) berkumpul. ‘Kifata’ – maksudnya berkumpul atau dalam context ini bermaksud saling mengharap antara satu sama lain. Maksud disini ‘saling’. Contohnya, yang mati mengharap yang hidup mendoakan mereka dan yang hidup mengharapkan yang mati untuk mengingatkan mereka pada akhirat.
مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُۥ ۚ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah nescaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Ath Taghabun 64:11)
- Tiada apa yang terjadi kepada kita tanpa izin Allah. Apa jua musibah itu jadi dengan izin Allah dan kita perlu siap-siapkan diri dengan IMAN yang teguh. Dengan adanya IMAN, Allah akan bimbing hati kita untuk mencari jalan keluar (solution). Allah akan menyesatkan manusia yang tidak mahu/enggan menerima hidayah. Dan bagi mereka yang inginkan hidayah dan beriman, maka Allah akan tetap beri hidayah kepadanya dari satu ke satu.
- Kenapakah Allah menggunakan nama-namanya untuk mengakhiri banyak ayat Al Quran? Semua yang Allah jadikan di dunia ini adalah untuk menzahirkan sifat-sifatnya.
- Apa jua sifat-sifat yang ditunjukkan dalam seorang makhluk bergelar manusia adalah refleksi sifat-sifat Allah dalam kadar yang sangat kecil.
وَهٰذَا صِرٰطُ رَبِّكَ مُسْتَقِيمًا ۗ قَدْ فَصَّلْنَا ٱلْءَايٰتِ لِقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَ
Dan inilah jalan Tuhanmu; (jalan) yang lurus. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang mengambil pelajaran. (Al An'am 6:126)
لَهُمْ دَارُ ٱلسَّلٰمِ عِندَ رَبِّهِمْ ۖ وَهُوَ وَلِيُّهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Bagi mereka (disediakan) darussalam (surga) pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan. (Al An'am 6:127)
- Bagi mereka (disediakan) Darus Salam (syurga) di sisi Tuhan mereka. Dan Dialah pelindung mereka disebabkan amal-amal soleh yang selalu mereka kerjakan. ‘Mustaqima” – sohibbul hal maksudnya keadaan sirat yang lurus yang menerangkan keadaan semasa itu. Al Quran ini adalah jalan Tuhan kamu yang lurus. Sekiranya kita tidak lagi berpegang pada Al Quran dalam seluruh kehidupan kita maka kita tidak lagi berada di jalan yang lurus. ‘Fasolna’ – bermaksud langkah/bab/frasa dalam menghuraikan pelajaran kehidupan (life lessons) / hidayah bagi mereka yang ingin diperingatkan.
- Dan Allah akan melindungi kita sekiranya kita mahukan Allah melindungi kita – kita akan dapat perlindungan dari Allah apabila
- Kita menyedari Allah maha berkuasa atas segala sesuatu
- Hanya menjadikan Allah sebagai tempat pelindung kita
- Menghindar dari perbuatan yang menyebabkan Allah mengangkat perlindunganya dari kita sebagai contoh kufur, syirik, zalimi orang lain, riak, makan harta anak yatim, tidak menyebarkan ilmu.
No comments:
Post a Comment