KELAS 14 (Rabu, 02.05.2018)
Erti Kehidupan Menurut Al Quran dan As Sunnah
BAB 1 - Al-QURAN MEMBERI PETUNJUK & PERINGATAN:
iv- YANG ENGGAN MENZALIMI DIRI SENDIRI
- Puji & syukur kita terhadap Allah atas nikmat yang dikurniakan.
- Iaitu pertamanya, nikmat Islam
- Mudahkan kita melangkah kaki ke majlis ilmu ini, Moga dirahmati, diredhai dan diberkatinya
Ulangan Surah An Nahml (27:73)
- Tak sempurna iman kita kepada Allah jika kita tak berasa diri bertuah, diberi rahmat dan berbagai nikmat dan lebih lagi dalam usia kita yang dah tua dan melalui segala onak duri kehidupan dan dilimpahi berbagai dugaan
- Tugas orang beriman – mencari selalu kurniaan dan nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita
- Nabi Muhammad s.a.w., bersyukur pada tiap pergerakkannya seharian, sebelum tidor –Seperti Nabi - Sebelum tidur perlu memuji Allah terhadap apa yang dia berikan kepada kita, akui dosa kita dan mohon keampunan, Adukanlah segala kerisauan-risauan dalam hati mengenai apa yang telah berlaku dan akan berlaku, menyebut kebesaran-kebesaran Allah
- Nabi minta perlindungan dari Allah – dari dibebaskan daripada rasa malas, lemah, bebanan hutang… Kita kena minta Allah selesaikan, Nabi minta Allah selesaikan. Bukan simpan dan fikir sampai tak boleh tidur.
- Serahkan kepada Allah apa yang kita risau dan takuti
- Rasakan ‘Fadhlun’. Tidak sempurna iman seseorang itu jika banyak keluh kesah /complain. Dia sentiasa pasti yang apa jua terjadi kepadanya dia yakin ada hikmah dari Allah
- Boleh mengadu juga kepada orang yang dapat memberi bimbingan dan tunjuk ajar.
- Dalam harian kita, lihat segala kurnian Allah agar sentiasa bersyukur.
- Ramai yang tidak nampak kurnian Allah dan kurang bersyukur. Yang kurang sikit sahaja, yang dibagi banyak lagi tak sempat dibersyukur.
- Pasti ada penambahan (biar Allah yang bagi), bagi orang yang bersyukur.
- Darjat syukur/makam syukur ini adalah makam paling tinggi dari sisi Allah.
- Ramai lagi orang yang bersabar dengan musibah/ujian tapii gagal bersyukur dengan nikmat yang diberikan. Bersabar ramai, yang bersyukur tidak ramai. ‘La Yash Kurun’.
- Ingatkan diri pentingnya bersyukur, dengan syukur ini, amal soleh kita jadi tinggi nilainya dan berharga disisi Allah. Di akhirat nanti, kita amat mengharapkan sesuatu yang boleh tambah nilai amal kita.
إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۖ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضٰعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا
Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar. (An Nisaa 4:40)
- Ulama tafsir - Perkara yang akan berlaku di akhirat, Allah takkan menzalimi dan berlaku Adil. Asmaul Husna 99 nama yang perlu ingat dan tahu. Dari semua 99, semua 98 nama telah direalisasikan dan dilihat di dunia lagi. Satu nama sahaja yang tak nampak di dunia dan hanya akan nampak di akhirat ‘MAHA ADIL’. Dalam dunia tiada keadilan hakiki. Disimpan dan ditunjukkan di akhirat sahaja.
- Binatang setelah dapat keadilan di akhirat, lepas selesai, mereka dijadikan tanah. Orang kafir tengok, depa pun nak jadi tanah.
- Hati-hati dengan kezaliman yang kita buat walaupun sedikit, ramai yang datang menuntut kepada kita. Termasuk kezaliman kita terhadap binatang.
- Cerita Ulama yang didik anak dia dengan nasihat – Tidurlah dalam keadaan dizalimi bukan menzalimi – itulah deposit kita untuk hari akhirat.
- Orang yang beriman mestilah berhati-hati. Ramai yang nak ambik kebaikkan dari kita di akhirat kelak contohnya ayah/mak/anak/adik/abang. Tiada nasab di akhirat, Al Mukminun, 23:101 – Apabila sangkakala ditiup, maka tidak ada lagi pertalian keluarga/darah di antara mereka pada hari itu hari Kiamat dan tidak pula mereka saling bertanya.
- Oleh itu, nak tak nak, ada yang akan menuntut pahala orang itu /pindahkan dosa kepada orang kita zalimi di dunia itu… bila dah selesai tuntutan, ditimbang semuanya. Kalau berat timbangan baik sedikit (1) pun lebih dari timbangan keburukkan, cukuplah. Allah Maha Pemurah dan Penyayang, yang satu ini di lipatgandakan. ‘Yudaifha’
- Allah akan bagi lebih – ajran Azima - Pahala yang besar.
- Dalam berdoa, yang perlu didahulukan keampunan atas dosa yang kita amat khuatiri berat
- Masuk syurga, bukan dengan hanya amalan besar tapi amalan yang kecil/remeh
- Adil Allah dengan melaksanakan janjinya di dunia. Balasan Baik dapat 7, Yang buruk tetap 1.
فَمَا لَكُمْ فِى ٱلْمُنٰفِقِينَ فِئَتَيْنِ وَٱللَّهُ أَرْكَسَهُم بِمَا كَسَبُوٓا۟ ۚ أَتُرِيدُونَ أَن تَهْدُوا۟ مَنْ أَضَلَّ ٱللَّهُ ۖ وَمَن يُضْلِلِ ٱللَّهُ فَلَن تَجِدَ لَهُۥ سَبِيلًا
Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya. (An Nisaa 4:88)
- Dalam hidup orang yang beriman, antara ujian besar adalah bila ada puak-puak orang munafik dikelilinginya. Baju iman dalam kafir. Gara-gara orang munafik ini, orang beriman akan berpecah belah/bergaduh. Mereka dijadikan oleh Allah sebagai ujian untuk kita. Orang yang beriman yang dapat rahmat, selamat dari perpecahan /provokasi munafik ini. Orang yang beriman yang tidak dapat rahmat, akan terpengaruh dan berpecah belah dengan orang islam sendiri. Selalulah ambil jalan menghindarkan dari pergaduhan.
وَلَوْ شَآءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ ٱلنَّاسَ أُمَّةً وٰحِدَةً ۖ وَلَا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ
Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, (Huud 11:118)
- Orang yang dapat rahmat Allah, akan terhindar dari pergaduhan/perselisihan ini dan cari benda yang boleh menyatukan.
- Perbezaan /Ikhtilaf
- Tanakut (berlawanan betul- iman/kafir, halal/haram) – benar batil. Tak boleh disatukan
- Tanawut (harus/sunat/wajib atau haram/makruf) – perbezaan dari segi viasi. Boleh disatukan. Perlu berlapang dada. Bertolak ansur.
- Allah akan selalu membolak balikkan hati orang munafik. Perbuatan dia memang macam tu. Jangan hiraukan orang macam ni, jangan terpengaruh. Kadang-kadang antara ahli keluarga. Contohnya, bila kita gembira, dia buat kita sedih, bila sedih dia buat kita lagi sedih. Adanya orang ini sebagai ujian kepada kita. Orang munafik adalah orang yang disesatkan oleh Allah. Boleh nasihat dia untuk kita dapatkan pahala.
- Rasulullah berkata – siapa yang melihat kemungkaran, kena ubah dengan tangan, lisan atau doa.
وَمِنَ ٱلْإِبِلِ ٱثْنَيْنِ وَمِنَ ٱلْبَقَرِ ٱثْنَيْنِ ۗ قُلْ ءَآلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ ٱلْأُنثَيَيْنِ أَمَّا ٱشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ ٱلْأُنثَيَيْنِ ۖ أَمْ كُنتُمْ شُهَدَآءَ إِذْ وَصَّىٰكُمُ ٱللَّهُ بِهٰذَا ۚ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا لِّيُضِلَّ ٱلنَّاسَ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظّٰلِمِينَ
dan sepasang dari unta dan sepasang dari lembu. Katakanlah: "Apakah dua yang jantan yang diharamkan ataukah dua yang betina, ataukah yang ada dalam kandungan dua betinanya? Apakah kamu menyaksikan di waktu Allah menetapkan ini bagimu? Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan?" Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (Al An'am 6:144)
- Orang yang zalim yang tidak akan dikurniakan hidayah taufik /terhalang
- Syirik
- Dah tahu cara amal soleh, tapi tak buat apa yang sepatutnya
- Menzalimi orang lain
قُلْ إِن كَانَ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوٰنُكُمْ وَأَزْوٰجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوٰلٌ ٱقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجٰرَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسٰكِنُ تَرْضَوْنَهَآ أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَجِهَادٍ فِى سَبِيلِهِۦ فَتَرَبَّصُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ ٱللَّهُ بِأَمْرِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلْفٰسِقِينَ
Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (At Taubah 9:24)
- Tiada petunjuk/hidayah terhalang kepada orang yang fasik – tahu tapi buat macam tak tahu
- Berbuat apa yang kita ketahui
- Ilmu untuk beramal
إِنَّمَا ٱلنَّسِىٓءُ زِيَادَةٌ فِى ٱلْكُفْرِ ۖ يُضَلُّ بِهِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يُحِلُّونَهُۥ عَامًا وَيُحَرِّمُونَهُۥ عَامًا لِّيُوَاطِـُٔوا۟ عِدَّةَ مَا حَرَّمَ ٱللَّهُ فَيُحِلُّوا۟ مَا حَرَّمَ ٱللَّهُ ۚ زُيِّنَ لَهُمْ سُوٓءُ أَعْمٰلِهِمْ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلْكٰفِرِينَ
Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu adalah menambah kekafiran. Disesatkan orang-orang yang kafir dengan mengundur-undurkan itu, mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang lain, agar mereka dapat mempersesuaikan dengan bilangan yang Allah mengharamkannya, maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (Syaitan) menjadikan mereka memandang perbuatan mereka yang buruk itu. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. (At Taubah 9:37)
- Tiada petunjuk/hidayah kepada orang yang melawan
وَقَالَ رَجُلٌ مُّؤْمِنٌ مِّنْ ءَالِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمٰنَهُۥٓ أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَن يَقُولَ رَبِّىَ ٱللَّهُ وَقَدْ جَآءَكُم بِٱلْبَيِّنٰتِ مِن رَّبِّكُمْ ۖ وَإِن يَكُ كٰذِبًا فَعَلَيْهِ كَذِبُهُۥ ۖ وَإِن يَكُ صَادِقًا يُصِبْكُم بَعْضُ ٱلَّذِى يَعِدُكُمْ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌ
Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: "Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu". Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta. (Al Ghaafir 40:28)
- Tiada petunjuk kepada orang yang melampaui batas lagi pendusta
- Orang munafik dan orang kafir dikumpulkan di neraka. Orang munafik di kerak neraka.
No comments:
Post a Comment