Thursday, 18 April 2019

EK MAQDS 10.4.19 K49 B3 KEHIDUPAN DUNIA 8. DUNIA LAKSANA FATAMORGANA MS34

DUNIA LAKSANA FATAMORGANA

Gambaran dunia pun dapat diumpamakan sebagai kisah bunga. Kehidupan dunia ini terlihat begitu indah menawan di mata siapa saja yang melihat dan memandangnya. Takhta, jawatan, wanita, keturunan, harta-benda, dan lain-lain. Demikianlah Allah menguji hamba-hamba-Nya agar dapat terlihat mana di antara mereka yang benar-benar jujur dan taat mematuhi segala perintah-Nya, dan mana di antara mereka yang terburu-buru ingin menikmati keindahan di sini dengan melanggar perintah larangan-Nya.

Manusia, ada yang silau dengan kehidupan dunia, mereka mengerahkan semua usaha dan kekuatannya untuk meraih kejayaan untuk tujuan kehidupan dunia saja. Mereka menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan di dunia ini. Mereka tidak peduli dengan kehidupan akhirat, yang penting semua keinginan mereka dipenuhi. Mereka sudah menjadi hamba hawa nafsu untuk memenuhi semua hasrat dan keinginannya. Dunia dan segala isinya memang diperuntukkan untuk manusia. Namun perlulah kita untuk berhati-hati, jangan lalai dan terlena dengan keindahan dunia, boleh jadi membuat kita lupa diri.

Allah SWT menjelaskan beberapa hal tentang kehidupan dunia ini antara lain
Kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan dan bermegah megah serta berlumba banyak tentang harta dan anak-anak
Perumpamaan kehidupan dunia seperti tanam-tanaman yang tubuh subur menghijau kemudian menjadi kuning, layu dan hancur. Dari tiada kembali menjadi tiada.
Kehidupan yang abadi adalah kehidupan akhirat, di sana ampunan dan keredhaan Allah dan ada pula azab yang pedih bagi para pembangkang yang tidak percaya pada Allah.
Kehidupan dunia ini adalah kehidupan yang penuh kepalsuan dan tipu-helah, berhati-hati dan waspadalah menghadapinya.
Kehidupan dunia ini hanya sekejap.
Kehidupan dunia adalah untuk peribadatan kepada Allah SWT

Al-Mustaurid bin Syaddad radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah SAW bersabda: “ Tidaklah dunia bila dibandingkan dengan akhirat kecuali hanya seperti salah seorang dari kalian memasukkan sebuah jarinya ke dalam lautan. Maka hendaklah ia melihat apa yang dibawa oleh jari tersebut ketika diangkat?”
(HR Muslim no.2858)

 [Al-Imam An-Nawawi rahimahullahu ‘anhu menerangkan, “Makna hadith di atas adalah pendeknya masa dunia dan fananya kelazatannya bila dibandingkan dengan kekalan akhirat berikut kelazatan dan kenikmatannya, tidak lain kecuali dengan air yang menempel di jari bila dibandingkan dengan air yang masih tersisa di lautan.” 
(Al-Minhaj, 17/90)]

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya dunia ini indah dan mempersonakan, dan sesungguhnya allah menyerahkan dunia ini kepada kamu sekalian dan Allah akan melihat bagaimana kamu melaksanakannya. Maka takutlah (berhati-hati) kamu sekalian dalam masalah dunia, dan takutlah (berhati-hatilah) kamu sekalian terhadap wanita. Dan sesungguhnya fitnah pertama kepada bani Israel adalah wanita” 
(HR Muslim)

Aku takutkan kamu akan berebut-rebut khazanah dunia ini
Daripada ‘Uqbah bin ‘Amir radiallahu ‘anhu bahawa Rasulullah SAW telah pergi ke Uhud lalu melaksanakan solat jenazah ke atas ahli Uhud kemudian baginda pulang dan naik ke Mimbar seraya bersabda: “Sesungguhnya aku akan pergi sebelum kamu dan aku akan menjadi saksi ke atas kamu dan demi Allah aku sedang melihat telagaku sekarang ini dan aku telah diberikan kunci khazanah dunia; demi Allah, aku tidak takut kamu menjadi kembali syirik selepasku, namun apa yang aku takutkan kamu akan berebut-rebut khazanah dunia ini” 
(HR Al-Bukhari)

No comments:

Post a Comment